Wanita cantik
berbingkai pitih
Terlihat kokoh dengan
pesonanya
Berdiri tegak
mencurahkan jalan ilmu
Memberi penerarangan
tuk terus maju
Memberi sebuah jalan alternatif tuk kami
Saat aku meliat dia
berhenti sejenak
Terduduk manis di tahtanya
Terlihat sibuk
menuntaskan kewajibanya
Namun ku mulai
berfikir
Mungkinkah ia lelah
dengan rutinitasnya
Mungkinkah
ia bosan menghadapi kami
Kuperhatikan paras
ayunya yang berbingkai putih
Ia tersenyum indah
meneduhkan hati
Memudarkan goresan
umur yang sesungguhnya telah tergambar
Terlintas membayangkan
rahasia dibalik bingkai putih
Namun anganku tak
sampai menggapai tempat itu
Sosok seperti apakah
ia sesungguhnya
Seperti apa sosoknya
saat bingkai itu terlepas
Sosok tempat
bersemayamnya jiwa yang mampu membimbing
kami
Engkau terlihat megah
dengan tahta dan senjata yang kau tebarkan untuk kami
Kami begitu mengagumi
dan menyanjungmu
Dalam hati slalu
teruntai doa untukmu
Berharap engkau dapat
merasakan panggilan hatiku
Hatiku yang slalu
mengharap pengertianmu
Kaulah guruku kaulah
penunjuk jalanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar