Terkubur debu dalam ruang pengap tanpa celah
Merindukan kunjungannya
Merindukan sauan halus lembut tangannya
Merindukan gerak lirih bibirnya
Merindukan dia yang membiarkanku tertimbun tumpukan debu
Kurindu dia sahabatku yang hilang
terkubur debu dalam ruang pengap tanpa celah
Tengoklah dalam lemari kunomu
Aku sahabatmu
Buku crita bergambar yang kehilangan gambarnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar