Selasa, 02 Oktober 2012

Gambar yang Hilang

Terkubur debu dalam ruang pengap tanpa celah
Merindukan kunjungannya
Merindukan sauan halus lembut tangannya
Merindukan gerak lirih bibirnya
Merindukan dia yang membiarkanku tertimbun tumpukan debu
Kurindu dia sahabatku yang hilang

terkubur debu dalam ruang pengap tanpa celah
Tengoklah dalam lemari kunomu
Aku sahabatmu
Buku crita bergambar yang kehilangan gambarnya

BINGKAI PUTIH

-->
Wanita cantik berbingkai pitih
Terlihat kokoh dengan pesonanya
Berdiri tegak mencurahkan jalan ilmu
Memberi penerarangan tuk terus maju
Memberi sebuah  jalan alternatif tuk kami
Saat aku meliat dia berhenti sejenak
Terduduk manis di tahtanya
Terlihat sibuk menuntaskan kewajibanya
Namun ku mulai berfikir
Mungkinkah ia lelah dengan rutinitasnya
                                  Mungkinkah ia bosan menghadapi kami
Kuperhatikan paras ayunya yang berbingkai putih
Ia tersenyum indah meneduhkan hati
Memudarkan goresan umur yang sesungguhnya telah tergambar
Terlintas membayangkan rahasia dibalik bingkai putih
Namun anganku tak sampai menggapai tempat itu
Sosok seperti apakah ia sesungguhnya
Seperti apa sosoknya saat bingkai itu terlepas
Sosok tempat bersemayamnya  jiwa yang mampu membimbing kami
Engkau terlihat megah dengan tahta dan senjata yang kau tebarkan untuk kami
Kami begitu mengagumi dan menyanjungmu
Dalam hati slalu teruntai doa untukmu
Berharap engkau dapat merasakan panggilan hatiku
Hatiku yang slalu mengharap pengertianmu
Kaulah guruku kaulah penunjuk jalanku